TOKYO, KEiKO — Empat pemeran utama drama televisi “Doraina Douki no Dekiaiheki” yang tayang di BS TV Tokyo setiap Rabu pukul 24.00 waktu Jepang, yakni Yui Karen, Fujibayashi Yasunari, Oguri Yui (AKB48), dan Kyoten Waku, menghadiri konferensi pers di Tokyo baru-baru ini.
Drama ini merupakan adaptasi live-action dari manga berjudul sama karya seniman Peki Aoi (碧依ぺき). Mengisahkan romansa kantor yang unik, sang pemeran utama wanita memiliki kemampuan istimewa untuk membaca isi hati seseorang melalui “aroma” tubuhnya. Sementara itu, rekan kerjanya yang tampak dingin dan tanpa ekspresi ternyata diam-diam sangat menyayanginya.
Yui Karen, yang memerankan karakter utama bernama Ayame, mengungkapkan bahwa ia melakukan riset terhadap lingkungan kerja untuk membangun karakter yang sensitif dan tertutup. “Aku ini tipe orang yang terbuka, jadi untuk memerankan karakter yang membangun tembok di sekitar dirinya, aku melakukan riset terhadap orang-orang di sekitarku,” ujarnya.
Di sisi lain, Fujibayashi Yasunari yang memerankan Miyajima, rekan kerja yang dingin, mengakui bahwa kepribadiannya justru berkebalikan dengan karakter tersebut. Ia pun mengaku sengaja menjaga suasana cool di lokasi syuting demi mendalami perannya.
Sementara itu, Oguri Yui dari AKB48 mempromosikan perannya dengan menyebut bahwa karakternya memiliki “kekuatan feminin yang tinggi” dan banyak pergantian kostum sebagai daya tarik tersendiri. Fujibayashi bahkan memujinya setinggi langit. “Bahkan di lokasi syuting, dia sudah memiliki kesadaran estetika yang tinggi sejak pagi. Sosoknya yang anggun benar-benar sesuai dengan perannya,” kata Fujibayashi.
Kyoten Waku yang berperan sebagai mantan kekasih Ayame juga berbagi cerita menarik dari proses syuting. Ia mengungkapkan bahwa sang sutradara secara khusus melatihnya cara memanggil seseorang dengan isyarat tangan sebagai bagian dari pendalaman karakter.
Uniknya, karena “aroma” menjadi kunci cerita dalam drama ini, konferensi pers pun diwarnai cerita-cerita seru seputar bau. Yui Karen dan Fujibayashi misalnya, menceritakan perdebatan soal aroma camilan di lokasi syuting. Para pemain juga kompak berbagi parfum favorit masing-masing, menunjukkan keakraban yang erat di balik layar.




