TOKYO, KEiKO — Pemerintah dan sektor swasta di Jepang memperkuat langkah investasi bersama guna membangkitkan kembali industri galangan kapal (shipbuilding) nasional yang menghadapi persaingan ketat di pasar global.
Kementerian Transportasi Jepang telah menyusun peta jalan revitalisasi sektor galangan kapal dengan menargetkan penggandaan volume produksi galangan kapal pada tahun 2035 dibandingkan tingkat produksi tahun 2024. Peta jalan ini mengamanatkan komitmen investasi publik dan swasta sebesar 1 triliun yen (sekitar Rp103 triliun).
Selain alokasi belanja modal, peta jalan tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi robotika, kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan sumber daya manusia di industri maritim.
Sebagai bagian dari proyek kapal generasi baru, perusahaan pelayaran Jepang Nippon Yusen tengah menuntaskan pembangunan kapal pengangkut gas menengah berbahan bakar amonia (ammonia-fueled medium gas carrier) pertama di dunia untuk armada pelayaran internasional, yang ditargetkan rampung pada November 2026.




