Jumat, 7 Agustus 2026
KEiKO
News

Rute Kyoto Dipilih untuk Perpanjangan Hokuriku Shinkansen ke Osaka

16 Juli 2026

Rute Kyoto Dipilih untuk Perpanjangan Hokuriku Shinkansen ke Osaka
Copyright (c) Maeda Akihiko / Wikipedia

TOKYO, KEiKO — Koalisi partai berkuasa Jepang menyepakati rute perpanjangan Hokuriku Shinkansen dari Tsuruga, Prefektur Fukui, menuju Osaka melalui Kyoto. Jalur tersebut akan melewati bagian timur Prefektur Kyoto dan memiliki stasiun baru di dekat Stasiun Kyoto, bukan tepat di bawah stasiun yang sekarang.

Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Japan Innovation Party (JIP) memilih rute itu dari beberapa proposal yang dipertimbangkan untuk tahap akhir pembangunan jalur kereta cepat tersebut. Jika rampung, Hokuriku Shinkansen akan menghubungkan Nagano dan Kanazawa dengan Osaka.

Perpanjangan sepanjang 139 kilometer dari Tsuruga ke Osaka akan memiliki stasiun sekitar 5 kilometer di sebelah barat Stasiun Kyoto saat ini. Dari sana, jalur akan berlanjut ke selatan menuju Osaka dan berakhir di Stasiun Shin-Osaka.

Pembangunan jalur ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 26 tahun. Biaya proyek yang dihitung pada April 2023 mencapai ¥3,4 triliun, tetapi diperkirakan meningkat menjadi ¥4,8 triliun atau sekitar US$30 miliar akibat kenaikan harga dalam tiga tahun terakhir.

Saat ini, Hokuriku Shinkansen melayani rute Tokyo–Tsuruga melalui Nagano. Setelah perpanjangan selesai, waktu perjalanan dari Shin-Osaka ke Nagano diperkirakan turun dari 3 jam 19 menit menjadi 2 jam 25 menit. Sementara itu, perjalanan dari Kanazawa ke Shin-Osaka akan berkurang dari 2 jam 5 menit menjadi 1 jam 20 menit.

Stasiun Kyoto untuk Hokuriku Shinkansen akan dibangun 50 meter di bawah tanah di dekat Stasiun Katsuragawa. Lokasi itu dipilih untuk menghindari kemacetan di jalan yang melintas di bawah jalur JR Kyoto Line.

Penumpang yang turun di stasiun baru Katsuragawa diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk berpindah ke kereta reguler menuju Stasiun Kyoto.

Perdebatan mengenai rute perpanjangan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, terutama di wilayah Kansai. Selain rencana Katsuragawa, pemerintah juga mempertimbangkan proposal North-South yang lebih mahal, dengan stasiun di bawah tanah tepat di sebelah Stasiun Kyoto.

Koalisi pemerintah turut menolak rencana Maibara, yang akan membawa jalur melewati Kota Maibara di Prefektur Shiga sebelum berlanjut ke Kyoto mengikuti rute Tokaido Shinkansen.

Bagikan:
Andika Setiawan

Ditulis oleh

Andika Setiawan

Artikel Terkait