Minggu, 16 Agustus 2026
KEiKO
News

Masa Depan Kereta Pengangkut Bawang Bombay Hokkaido Terancam Rencana Penutupan Jalur Kereta JR

Andika Setiawan | Minggu, 16 Agustus 2026

Masa Depan Kereta Pengangkut Bawang Bombay Hokkaido Terancam Rencana Penutupan Jalur Kereta JR
Japan Freight Railway Co. cabang Hokkaido / Kyodo News

SAPPORO, KEiKO — Keberlanjutan operasional kereta barang pengangkut bawang bombay segar atau dikenal sebagai “kereta bawang” (onion trains) di wilayah Hokkaido kini menghadapi masa depan yang tidak pasti menyusul rencana restrukturisasi jalur kereta oleh operator lokal JR Hokkaido.

Jalur kereta yang menghubungkan Stasiun Abashiri dan Stasiun Shin-Asahikawa (Jalur Utama Sekihoku) merupakan mata rantai logistik krusial yang mengangkut hampir 29.000 ton bawang bombay setiap tahunnya dari Kitami, kawasan sentra pertanian yang menyumbang sekitar 20 persen dari total produksi bawang bombay nasional Jepang.

Pada tahun fiskal 2025, sebanyak 28.435 ton bawang bombay dari Hokkaido didistribusikan melalui jaringan kereta api ke seluruh negeri. Sekitar 29,6 persen (8.410 ton) di antaranya dikirim ke wilayah metropolitan Tokyo dan sekitarnya, sedangkan 20,9 persen (5.945 ton) menjangkau kawasan Kyushu di barat daya Jepang.

Rencana penghapusan atau peninjauan ulang jalur kereta tersebut dipicu oleh tingginya defisit operasional perusahaan. Jalur Abashiri–Shin-Asahikawa sendiri mencatatkan kerugian operasional sebesar 5,2 miliar yen (sekitar Rp523 miliar) dari total kerugian 15,5 miliar yen di delapan jalur regional Hokkaido. Tanpa adanya angkutan kereta api, biaya pengiriman hasil panen menggunakan truk diperkirakan akan melonjak dan berdampak langsung pada kenaikan harga kebutuhan pokok bagi konsumen di berbagai kota besar Jepang.

Bagikan:

Artikel Terkait